PROMO – Member Month Februari 2019 Informa Simpang Lima Semarang

Bulan Februari 2019 ini Informa Simpang Lima Semarang mengadakan promo “Member Month” dengan memberikan poin rewrd dan diskon ekstra terutama kepada para pemegang kartu anggota Informa.

Promo tersebut antara lain:

  • 2 kali poin reward bagi pelanggan yang berbelanja furniture dengan nominal tertentu
  • Cashback point hingga 10% untuk transaksi khusus weekend
  • Ekstra poin untuk produk sofa dan matras tertentu
  • Tebus pakai poin (Pay All with Point)
  • Cashback point hingga 50% khusus barang-barang elektronik
  • Harga hemat hingga 50% special weekday
  • Ekstra diskon 20% untuk produk home accessories dan lighting
  • Buy 1 get 1 more untuk produk tertentu seperti sofa dan shelving
  • Potongan langsung hingga Rp. 1 juta di departement storage dengan nominal belanja tertentu
Untuk memudahlan pelanggan dalam melakukan pembayaran, Informa Simpang Lima Semarang menyediakan beragam pilihan program seperti cicilan 0% hingga 24 bulan menggunakan kartu kredit BCA, Mandiri, CIMB Niaga, BNI dan BRI atau bisa juga menggunakan cicilan tanpa kartu kredit melalui Danakini.
.

Bandeng Juwana – Elrina, Pusat Oleh-oleh Khas Semarang dan Jawa Tengah

Foto: Kaskus

Mencari oleh-oleh di kota Semarang pasti tidak bisa lepas dari yang namanya bandeng presto, lumpia, wingko babat, tahu bakso dan lain-lain.  Nah, salah satu pusat oleh-oleh khas Semarang dan Jawa Tengah adalah Bandeng Juwana – Elrina.

Walaupun namanya Bandeng Juwana – Elrina, disini kamu bisa temukan oleh-oleh khas Semarang tanpa harus mencari ke tempat lain. Selain bandeng duri lunak, ada pula wingko babat Dyriana, kemudian lumpia isi udang, ayam, bandeng dan kepiting atau tahu bakso isi daging sapi, daging ayam, bandeng serta kepiting. Semua ada di Bandeng Juwana – Elrina.

Sekilas Sejarah Bandeng Juwana – Elrina

Bandeng Juwana – Elrina, meski bukan yang pertama, termasuk generasi awal penjual bandeng duri lunak. Berdiri sejak tahun 1981. Dirintis oleh Bapak Daniel Nugroho Setiabudhi yang saat itu berprofesi sebagai dokter karena penghasilan sebagai dokter yang dirasa kurang, tidak seperti dokter saat ini.

Dengan modal Rp. 400.000, Dokter Daniel membeli pressure cooker dan bereksperimen selama lebih kurang tiga bulan sebelum memulai usaha tanpa berjualan. Tujuannya adalah mencari rasa yang tepat sehingga ketika dijual nanti kualitas rasanya bisa diterima oleh konsumen.

Pada tanggal 3 Januari 1981, Bandeng Juwana – Elrina dipasarkan di terasa rumah sebelah ruang praktek dokternya dan laku 3 ekor. Meski dipandang sebelah mata oleh saudara-saudaranya, tetapi berkat kegigihan dokter Daniel dan istri, usaha Bandeng duri lunak mereka perlahan tapi pasti menjadi laris hingga bisa seperti sekarang. Hal ini juga tidak lepas dari peran para pasien dokter Daniel yang ikut membantu membeli sekaligus mempromosikan dari mulut ke mulut.

Nama Bandeng Juwana – Elrina digunakan karena istri beliau berasal dari Juwana, Pati, Jawa Tengah. Selain itu bandeng yang berasal dari kota Juwana terkenal dengan kualitasnya yang baik. Sedangkan Elrina merupakan singkatan dari nama-nama ketiga anaknya: Elizabeth, Maria, dan Johana.

Sekarang, Bandeng Juwana – Elrina menjadi salah satu ikon pusat oleh-oleh Semarang dan Jawa Tengah dan produknya beragam. Bahkan, tidak hanya melakukan penjualan secara offline melalui keempat toko cabangnya, Bandeng Juwana – Elrina juga melayani pembelian secara online melalui situs resminya di www.bandengjuwana.com .

Foto: hello-pet.com

Berikut ini adalah daftar alamat Pusat Oleh-oleh Bandeng Juwana -Elrina:

  1. Jl. Pandanaran No. 57 Semarang. Tlp. (024) 8311488, 8313164, 8312703. Fax. (024) 8412086
  2. Jl. Pandanaran No. 83 Semarang. Tlp. (024) 8314434, 8310205, 8419701. Fax. (024) 8419702
  3. Jl. Pamularsih No. 70 Semarang. Tlp. (024) 76630433, 76630435, 76630412. Fax. (024) 76630371
  4. Jl. Prof. Dr. Hamka No. 41 Semarang. Tlp. (024) 76435700, 76435701, 76435702. Fax. (024) 7614467

.

Simpanglima Semarang

Simpanglima Semarang (Foto: Semarangwingkorolls.net)

Mengunjungi kota Semarang tentu tidak bisa dilepaskan dari kawasan Simpang Lima. Sebuah kawasan yang saat ini menjadi pusat kegiatan warga kota Semarang. Sebagaimana konsep kota pada umunya di Nusantara, Semarang juga mengadopsi hal tersebut. Jika awalnya dulu pusat kota adalah wilayah Kauman, sekarang digantikan oleh Simpang Lima. Konsep tersebut adalah dimana pusat pemerintahan selalu berdekatan dengan tempat ibadah, pasar, dan alun-alun.

Pusat pemerintahan bisa kita lihat di jalan Pahlawan dimana terdapat Kantor Gubernur dan Gedung DPRD. Sedangkan pasar dan tempat ibadah bisa kita lihat langsung saat berada di kawasan “alun-alun” Simpang Lima dalam bentuk pusat perbelanjaan dan Masjid Bairurrahman.

Asal muasal nama Simpang Lima tentu mudah kita pahami adalah karena kawasan ini merupakan sebuah persimpangan dengan 5 (lima) jalan utama kota Semarang yakni jalan Pahlawan, jalan Ahmad Yani, jalan Gajahmada, jalan Ahmad Dahlan, dan jalan Pandanaran.

Apa saja yang bisa kita temukan di Simpang Lima sehingga wisatawan “wajib” datang kesini jika sedang mengunjungi kota Semarang?

Berikut daftarnya:

1. Lapangan Pancasila.

Foto: akhsadew.blogspot.com

Lapangan yang terletak di tengah Simpang Lima merupakan ajang bagi warga Semarang melakukan aktifitas seperti olahraga, hiburan atau sekedar berjalan-jalan menikmati pemandangan. Berbagai acara sering dihelat di lapangan Pancasila. Mulai dari acara hiburan hingga acara kenegaraan seperti upacara Kemerdekaan RI 17 Agustus.

Jika anda berkunjung pada malam hari, suasananya jauh lebih ramai karena sudah tidak panas lagi dan lebih banyak hiburan. Selain itu juga banyak keluarga yang datang mengajak anaknya agar bisa bermain bebas di lapangan.

Acara yang rutin diadakan adalah Car Free Day setiap hari Minggu pagi. Disini lebih meriah lagi karena biasanya ada performance dari anak-anak muda Semarang yang kreatif.

2. Pusat Perbelanjaan.

Mal Ciputra Semarang (Foto: malciputrasemarang.com)

Di kawasan Simpang Lima terdapat beberapa mall antara lain Mall Ciputra dan Plaza Simpang Lima. Dua pusat perbelanjaan ini sudah menjadi ikon kawasan Simpang Lima sejak tahun 90-an dan tetap menjadi tujuan belanja favorit warga Semarang.

Terhubungnya dua mall ini juga memberikan nuansa baru. Jika dulu dua mall ini bersaing, sekarang menjadi terintegrasi karena Plaza Simpang Lima sekarang berubah menjadi pusat penjualan gadget (smartphone, tablet, pc, dan laptop) sedangkan Mall Ciputra menjadi pusat belanja dan lifestyle.

3. Pusat Hiburan dan Kuliner.

Pusat kuliner Simpang Lima (Foto: Murianewscom)

Jika Anda lihat di sekitaran Simpang Lima, pasti ada banyak berjajar pusat kuliner Nusantara yang menyediakan beragam menu. Anda bisa lakukan wisata kuliner sebelum atau sesudah menikmati hiburan seperti nonton film atau berkaraoke. Jam bukanya pun sampai tengah malam.

4. Banyak Pilihan Tempat Menginap. 

Hotel Holiday Inn Express jalan Ahmad Yani Semarang (Foto: Situshotel.com)

Sebagai kawasan wisata belanja sekaligus pusat bisnis dan pemerintahan, kawasan Simpang Lima juga banyak terdapat pilihan tempat menginap. Banyak hotel dengan berbagai kelas yang bisa Anda temukan dengan harga bervariasi. Anda tinggal menyesuaikan saja dengan budget yang tersedia.

5. Masjid Raya Baiturrahman.

Masjid Raya Baiturrahman (Foto: YPKPI)

Tidak hanya menawarkan gemerlapnya kota, kawasan Simpang Lima juga ada Masjid Raya Baiturrahman sebagai penyeimbang dan mempermudah wisatawan Muslim yang hendak menjalankan kewajibannya. Di Masjid Raya Baiturrahman juga banyak kegiatan kemasyarakatan yang bisa diikuti oleh beragam kalangan seperti Gambang Syafaat atau forum-forum lainnya yang  selaras dengan fungsi. misi, dan misi dari Masjid Raya Baiturrahman Semarang.

*